It is currently 06 Sep 2010, 21:40
IKLAN ANDA DISINI
Space Available
dossilfuels.com Sport and Gardening
Things to Fuel Your Brain A blog where news starts.
stovia.com enjoying life with health
stovia.com is weblog that intended as a form of concern to public health.
Try link building services from webslinkbuilding.com, SEO and link building services
mallorcaclick.com, cheap and affordable resort and accommodation information
lwmads.com Business and Finance
Learn how to start and run your business and manage your financial with the latest information from http://www.lwmads.com.

All times are UTC + 7 hours


Forum rules


Topik adalah selain dari topik-topik yang sudah dibuat dalam category dan forum pada Board Index.



Post new topic Reply to topic  [ 30 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next
Author Message
 Post subject: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 04 Jan 2009, 21:18 
Offline
Kapten
User avatar

Joined: 09 Nov 2008, 08:15
Posts: 499
Location: HELL ON EARTH
Akhir Januari, Penentuan Status Haram dan Makruh
MUI Keluarkan Fatwa Rokok

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mulai merespons desakan pengharaman merokok. Rencananya, pada 20-30 Januari mendatang, Komisi Fatwa MUI mengeluarkan fatwa rokok pada kongres tingkat nasional yang digelar di Padang Panjang, Sumatera Barat.

’’Itu (usul fatwa haram rokok, red) sudah ada dalam salah satu agendanya. Beberapa materi juga sudah saya siapkan untuk dibawa ke forum nasional MUI tersebut,’’ terang Ketua Komisi Fatwa MUI Anwar Ibrahim di Jakarta, tadi malam.

Anwar mengatakan, sepanjang 2008, MUI telah menggelar berbagai kegiatan untuk mengumpulkan masukan dan rekomendasi dari berbagai kalangan tentang rokok. ’’Setelah (masukan dan rekomendasi) diajukan, forum nanti tinggal merumuskan bagaimana tanggapan para delegasi (dalam kongres),’’ tegasnya.

Sejumlah kalangan ulama di daerah mulai menggulirkan fatwa-fatwa mengharamkan rokok. Namun, fatwa dan anjuran itu masih bersifat parsial. Upaya pembatasan merokok selama ini lebih banyak dilaksanakan pemerintah daerah. Salah satunya di DKI Jakarta.

Menurut Anwar, sepanjang belum ada kesepakatan konkret dari ulama di daerah, MUI pusat tidak akan terburu-buru menyimpulkan sikap. ’’Saya hanya berharap tidak ada MUI daerah yang mendahului dengan mengeluarkan fatwa haram rokok karena itu justru menandakan perpecahan umat Islam,’’ imbaunya.

Meski demikian, Anwar secara pribadi mengakui, merokok diharamkan berdasarkan Alquran dan Assunah serta itibar (logika) yang benar. Itu yang memunculkan adanya pendapat bahwa merokok sebagai perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan. ’’Itu seperti firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 195 yang artinya ’Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan’,’’ papar Anwar.

Sedangkan dari Assunah, lanjut Anwar, ada hadis sahih dari Rasulullah SAW yang melarang menyia-nyiakan harta. Membeli rokok dapat dikategorikan sebagai pengalokasian harta terhadap sesuatu yang mengandung kemudharatan. ’’Jadi, menimbulkan bahaya ditiadakan dalam syariat, baik bahayanya terhadap badan, akal, ataupun harta. Tapi, selama ini pendapat yang lazim adalah bahwa rokok itu masih tergolong makruh,’’ jelasnya.

Dari sejumlah riset, rokok disebut mengandung lebih dari empat ribu elemen kimia dan setidaknya 200 di antaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

Di tempat terpisah, Juru Bicara Departemen Kesehatan (Depkes) Lily Sulistyowati mengemukakan, pemerintah serius mengimbau dan melakukan berbagai anjuran agar masyarakat menghentikan kebiasaan buruk merokok. ’’Itu upaya menekan angka perokok di Indonesia,” ujarnya di Jakarta kemarin.

Lily mengemukakan, langkah tersebut dilakukan dengan bekerja sama bersama sejumlah pemerintah daerah. Di antaranya melakukan larangan-larangan merokok pada tempat-tempat publik. ”Fasilitas pendidikan, kesehatan maupun pusat perbelanjaan dilarang bagi perokok,” paparnya. Dia juga menyambut positif terkait rencana MUI mengeluarkan fatwa tentang rokok.

http://www.radar-bogor.co.id/


So guys?, quit or not??

_________________
regards,
coldfusion


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 05 Jan 2009, 02:47 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: 29 Oct 2008, 20:21
Posts: 2430
Location: Bogor
Quote:
Sejumlah kalangan ulama di daerah mulai menggulirkan fatwa-fatwa mengharamkan rokok.


Quote:
Lily mengemukakan, langkah tersebut dilakukan dengan bekerja sama bersama sejumlah pemerintah daerah. Di antaranya melakukan larangan-larangan merokok pada tempat-tempat publik. ”Fasilitas pendidikan, kesehatan maupun pusat perbelanjaan dilarang bagi perokok,” paparnya. Dia juga menyambut positif terkait rencana MUI mengeluarkan fatwa tentang rokok.


Kalo nanti haram, berarti yang melakukannya kan mudhorot, karena berarti yang merokok adalah orang yang melakukan kegiatan yang DILARANG AGAMA.

Nah, misalkan ngerampok, ngebunuh itu kan haram, perbuatan yang dilarang juga. Apa bedanya jadinya sekarang statusnya itu para perokok. Yang jadi basic masalah kan perbuatan HARAM-nya kan? Setuju nggak?

Nah, kutipan di atas, kenapa cuman ada larangan merokok di tempat2 publik aja? Kenapa nggak dilarang juga di tempat2 lainnya? Di rumah misalnya sekalian. Kenapa juga nggak pabriknya sekalian digerebek (secara kalo nanti haram, si parik rokok itu statusnya udah berubah jadi pabrik yg memproduksi barang haram), nanti jatohnya nggak beda sama pabrik MIRAS. Sekalian aja Pak diancurin semua pabrik rokoknya. Nanti kan banyak tuh yang nganggur rakyat endonesa... Nah selain itu kalo pabriknya ditutup pasti deh bakalan ada pabrik2 ilegal yang bermunculan yg memproduksi rokok. DIJAMIN...!!! Nah, makin seru kan masalah di endonesa. Puguh2nya pabrik MIRAS diancurin semua yang puguh2 bikin manusia jadi tengleng, mabok, ngerusak akhlak dan lain sebagainya. Tapi kok MIRAS di endonesa tetep aja bertebaran iya kan?

Apalagi sekarang 'cuman' rokok...
Meski saya juga perokok saya setuju-
setuju aja diharamkan dan rokok biar dibumi
hanguskan dari endonesa. Biar ngirit duit...

::emosi::

_________________
Image
Cibinong Network's Fans On Facebook
Gardening, sport, basketball, home and improvement, insurance, casino, sport wallpaper and insuranceFinance and BusinessResort and Accomodations


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 05 Jan 2009, 12:28 
Offline
Kopral
User avatar

Joined: 01 Dec 2008, 14:48
Posts: 107
idotkontji wrote:
Nah, kutipan di atas, kenapa cuman ada larangan merokok di tempat2 publik aja? Kenapa nggak dilarang juga di tempat2 lainnya? Di rumah misalnya sekalian. Kenapa juga nggak pabriknya sekalian digerebek (secara kalo nanti haram, si parik rokok itu statusnya udah berubah jadi pabrik yg memproduksi barang haram), nanti jatohnya nggak beda sama pabrik MIRAS. Sekalian aja Pak diancurin semua pabrik rokoknya. Nanti kan banyak tuh yang nganggur rakyat endonesa... Nah selain itu kalo pabriknya ditutup pasti deh bakalan ada pabrik2 ilegal yang bermunculan yg memproduksi rokok. DIJAMIN...!!! Nah, makin seru kan masalah di endonesa. Puguh2nya pabrik MIRAS diancurin semua yang puguh2 bikin manusia jadi tengleng, mabok, ngerusak akhlak dan lain sebagainya. Tapi kok MIRAS di endonesa tetep aja bertebaran iya kan?

Apalagi sekarang 'cuman' rokok...
Meski saya juga perokok saya setuju-
setuju aja diharamkan dan rokok biar dibumi
hanguskan dari endonesa. Biar ngirit duit...

::emosi::


Sabar kang sabar...nyebut nyebut buuttt buuttt buuttt

Saya juga agak bingung sama fatwa haram merokok MUI, saya dulu sempat merokok walaupun sekarang tidak lagi, tapi saya tidak serta merta setuju mengharamkan merokok (walaupun secara nurani sih setuju :D )
Ayah saya merokok, kk saya merokok, ade saya merokok, om saya, kakek saya, teman dan sahabat saya, tetangga saya juga merokok dan itu menjadikan saya perokok pasif paling aktif karena dimana-mana saya selalu bertemu, mengobrol, bersilaturahmi dengan para perokok.
Dan kata para ahli kesehatan menjadi perokok pasif jauh lebih berbahaya ketimbang menjadi perokok aktif. Jadi memang seharusnya pemberantasan merokok bukan dengan mengharamkan rokok, tapi dengan penegakan hukum yang tegas dari pemerintah (lagi2 itulah masalah yang sulit dilakukan saat ini :roll: )
Usul saya sih naikin pajak cukai rokok ky di luar negeri aja, naikin pajaknya sampai 200%. Pada akhirnya nanti bila harga rokok terlalu tinggi orang akan mulai enggan untuk merokok, gunakan pajak progressive semakin tinggi kadar nikotinnya semakin tinggi besar cukai rokoknya. Jadi rokok yang kretek (yang memang lebih tinggi nikotinnya) harus lebih besar pajaknya dibanding yang mild. Lalu rokok import kenai pajak PPNBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah) sehingga harganya 3 kali lipat dibanding harga di negara asalnya. Nah penjual kan ga akan mau jual rugi sehingga dia akan mengurangi produksinya, kemudian perokok juga ga akan mau membayar terlalu mahal sehingga dia akan minimal mengurangi konsumsi rokoknya apalagi bila di area2 umum dibuat aturan tegas untuk tidak boleh merokok pasti orang mikir2 dulu beberapa kali untuk merokok di area umum. Sehingga pada akhirnya nanti akan mengurangi jumlah penderita sakit dan efek negatif lain yang diakibatkan merokok. Jadi babe gw akan brenti ngerokok, abang gw juga, ade gw juga, sahabat2 gw, tetangga2 gw, temen2 gw akan lebih sehat paru-parunya. Dan Indonesia akan menjadi lebih sehat. :D :D :D

Hapunteun nya nu ngarokok lamun nyerempet2 :P


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 06 Jan 2009, 01:05 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: 29 Oct 2008, 20:21
Posts: 2430
Location: Bogor
jang_kasep wrote:
Sabar kang sabar...nyebut nyebut buuttt buuttt buuttt

Saya juga agak bingung sama fatwa haram merokok MUI, saya dulu sempat merokok walaupun sekarang tidak lagi, tapi saya tidak serta merta setuju mengharamkan merokok (walaupun secara nurani sih setuju :D )
Ayah saya merokok, kk saya merokok, ade saya merokok, om saya, kakek saya, teman dan sahabat saya, tetangga saya juga merokok dan itu menjadikan saya perokok pasif paling aktif karena dimana-mana saya selalu bertemu, mengobrol, bersilaturahmi dengan para perokok.
Dan kata para ahli kesehatan menjadi perokok pasif jauh lebih berbahaya ketimbang menjadi perokok aktif. Jadi memang seharusnya pemberantasan merokok bukan dengan mengharamkan rokok, tapi dengan penegakan hukum yang tegas dari pemerintah (lagi2 itulah masalah yang sulit dilakukan saat ini :roll: )
Usul saya sih naikin pajak cukai rokok ky di luar negeri aja, naikin pajaknya sampai 200%. Pada akhirnya nanti bila harga rokok terlalu tinggi orang akan mulai enggan untuk merokok, gunakan pajak progressive semakin tinggi kadar nikotinnya semakin tinggi besar cukai rokoknya. Jadi rokok yang kretek (yang memang lebih tinggi nikotinnya) harus lebih besar pajaknya dibanding yang mild. Lalu rokok import kenai pajak PPNBM (Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah) sehingga harganya 3 kali lipat dibanding harga di negara asalnya. Nah penjual kan ga akan mau jual rugi sehingga dia akan mengurangi produksinya, kemudian perokok juga ga akan mau membayar terlalu mahal sehingga dia akan minimal mengurangi konsumsi rokoknya apalagi bila di area2 umum dibuat aturan tegas untuk tidak boleh merokok pasti orang mikir2 dulu beberapa kali untuk merokok di area umum. Sehingga pada akhirnya nanti akan mengurangi jumlah penderita sakit dan efek negatif lain yang diakibatkan merokok. Jadi babe gw akan brenti ngerokok, abang gw juga, ade gw juga, sahabat2 gw, tetangga2 gw, temen2 gw akan lebih sehat paru-parunya. Dan Indonesia akan menjadi lebih sehat. :D :D :D

Hapunteun nya nu ngarokok lamun nyerempet2 :P


Buut... buutt... buuudd lo di mana? :lol: :lol:

Saya bukannya apa-apa...
kadang2 cuman aneh aja sama orang2
yang ngurusin hal2 seperti ini.

Gimana nggak terkesan setengah2 menuntaskan
permasalahan ini. Kalo emang HARAM ya udah
tutup pabriknay segera semua. Beres! Kalo cuman
fatwa yang ditujukan buat perokoknya saya pikir
percuma... percuma... percuma....
Apalagi cuman dilarang merokok di tempat2 umum.

Fatwa itu kan seharusnya berlaku buat semua
yang berhubungan sama SI ROKOK tersebut.
Orang yang ngerokok, yang jual, yang bikin,
yang mendistribusikannya, termasuk yang ngeteng2
itu rokok di jalanan.

Kok selama ini yang jadi objek penderita
malah para perokoknya sih...!!!!!
Saya ngerasa tersungging dong...

Kenapa nggak bikin fatwa HARAM buat
yang memproduksi rokoknya....

Fatwa memproduksi MIRAS juga dong
yang digembor2in. Buktinya yang produksi
MIRAS kan masih banyak, bahkan di daerah
kita aja masih ada tuh di jalan akses masuk
ke Sentul lewat jalan Perumahan anggraini,
gangnya setelah jagorawi sebelah kiri dari arah citeureup.
Saya lupa nama daerahnya, pokoknya deket2 pabrik
Tjimanituka yang bikin tinta itu deh.

Saya mah beregetan aja sama orang2
yang ngerti Fatwa ini....
Saya mah ngedukung2 aja... Sumpah...!!!!

_________________
Image
Cibinong Network's Fans On Facebook
Gardening, sport, basketball, home and improvement, insurance, casino, sport wallpaper and insuranceFinance and BusinessResort and Accomodations


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 06 Jan 2009, 08:26 
Offline
Kapten
User avatar

Joined: 09 Nov 2008, 08:15
Posts: 499
Location: HELL ON EARTH
secara saya mah kurang setuju dengan adanya fatwa ini, jika memang kondisinya seperti ini lebih baik dikasih jatah aja , buat yang perokok, sehari cukup 5 batang aja, klo lebih baru wajib lapor,, lagian devisa negara yang masuk dari hasil penjualan rokok juga cukup signifikan(apalagi sahamnya)..nah sebenernya itu juga bisa dipikirkan lebih lanjut sebagai bahan pertimbangan pemerintah untuk menyetujui fatwa dari MUI ini..getoo..

_________________
regards,
coldfusion


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 06 Jan 2009, 10:00 
Offline
Letnan
User avatar

Joined: 01 Nov 2008, 17:28
Posts: 445
Location: Jakarta
coldfusion wrote:
secara saya mah kurang setuju dengan adanya fatwa ini, jika memang kondisinya seperti ini lebih baik dikasih jatah aja , buat yang perokok, sehari cukup 5 batang aja, klo lebih baru wajib lapor,,

wah klo mesti lapor2an seh, ga bakal bs jalan.
masa org mesti melapor klo mo isep rokok ke 6???
trus klo mo nambah lg, ngelapor lg? repot bgt

gw jg pribadi krg stuju...
gw ga merokok, tp bokap nyokap gw merokok
merokok itu hal yg sgt pribadi bt gw

mgkn bs diubah fatwanya
yg haram, merokok di tmp2 umum, di tmp2 yg BUKAN smoking area....
krn bs merugikan org lain

ini pendapat gw lho...

_________________
peace and out,

stankonia


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 06 Jan 2009, 18:54 
Offline
Site Admin
User avatar

Joined: 29 Oct 2008, 20:21
Posts: 2430
Location: Bogor
Quote:
lagian devisa negara yang masuk dari hasil penjualan rokok juga cukup signifikan(apalagi sahamnya)..nah sebenernya itu juga bisa dipikirkan lebih lanjut sebagai bahan pertimbangan pemerintah untuk menyetujui fatwa dari MUI ini..getoo..


Iya, kan sekarang kita pikir deh. yang kerja di pabrik rokok sama yang kerja di pabrik Minuman Keras,
yang terbilang duitnya nggak bakalan barokah yang mana? Kita tahu sendiri MIRAS itu HARAAAAM...
mau yang kerja, yang jadi tukang sapu, yang mendistribusikannya, sama yang minum apa lagi, bahkan
kalo elo nganter temen elo beli MIRAS tapi elo nggak minum aja, lo tetep ngikut DOSA...!!!

Sekarang banyak orang yang mikir2 kerja di pabrik MIRAS (coz kemaren2 ada lowongan di pabrik MIRAS
tapi temen2 gw gak pada mau karena takut nggak barokah tuh duitnya), sekarang kalo pabrik rokok ditutup
karena rokok termasuk barang haram, mereka mau pada kerja di mana? Negara pasti gak bakalan dapet lagi
masukan dari devisa-nya. Pengangguran pasti makin banyak, kriminal pasti ngebuntutin dari belakang.

Gak pada mikir ke situ apa tuh yang bikin fatwa?

Quote:
wah klo mesti lapor2an seh, ga bakal bs jalan.
masa org mesti melapor klo mo isep rokok ke 6???
trus klo mo nambah lg, ngelapor lg? repot bgt

gw jg pribadi krg stuju...
gw ga merokok, tp bokap nyokap gw merokok
merokok itu hal yg sgt pribadi bt gw

mgkn bs diubah fatwanya
yg haram, merokok di tmp2 umum, di tmp2 yg BUKAN smoking area....
krn bs merugikan org lain

ini pendapat gw lho..


Ini juga gw gak setuju banget.
Ngapain juga cuman di-CAP haram dan dilarang
cuman di tempat2 publik aja. Ini mah kurang kerjaaan
sebenernya.

Kalo HARAM, mau di rumah, mau di WC
pas lagi buang air. mau di rumah makan, mau di tempat
ibadah apa lagi, ya tetep HARAM...!!

Apa kalo kita minum MIRAS nggak di tempat umum
tuh MIRAS dianggap makruh atau malahan gak dosa
sama sekali?

Kalo rokok mo dibikin HARAM ya udah perlakukan
rokok seperti barang2 haram lainnya. TITIK.
Masalah selesai...

Kalo memang cuman dibatasin di-cap haram cuman
di tempat umum aja mending...............

GAK USAH SEKALIAN........!!!

_________________
Image
Cibinong Network's Fans On Facebook
Gardening, sport, basketball, home and improvement, insurance, casino, sport wallpaper and insuranceFinance and BusinessResort and Accomodations


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 12 Jan 2009, 23:23 
Offline
Kapten
User avatar

Joined: 09 Nov 2008, 08:15
Posts: 499
Location: HELL ON EARTH
Ko mas dod jadi emosi gini yah..?? angry mode= ON..
wah klo gini bisa jadi bahan perdebatan yang seru, apalagi kalo ditv..

_________________
regards,
coldfusion


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 12 Jan 2009, 23:42 
Offline
Letnan
User avatar

Joined: 01 Nov 2008, 17:28
Posts: 445
Location: Jakarta
idotkontji wrote:
stankonia wrote:
wah klo mesti lapor2an seh, ga bakal bs jalan.
masa org mesti melapor klo mo isep rokok ke 6???
trus klo mo nambah lg, ngelapor lg? repot bgt

gw jg pribadi krg stuju...
gw ga merokok, tp bokap nyokap gw merokok
merokok itu hal yg sgt pribadi bt gw

mgkn bs diubah fatwanya
yg haram, merokok di tmp2 umum, di tmp2 yg BUKAN smoking area....
krn bs merugikan org lain

ini pendapat gw lho..


Ini juga gw gak setuju banget.
Ngapain juga cuman di-CAP haram dan dilarang
cuman di tempat2 publik aja. Ini mah kurang kerjaaan
sebenernya.

Kalo HARAM, mau di rumah, mau di WC
pas lagi buang air. mau di rumah makan, mau di tempat
ibadah apa lagi, ya tetep HARAM...!!

Apa kalo kita minum MIRAS nggak di tempat umum
tuh MIRAS dianggap makruh atau malahan gak dosa
sama sekali?

Kalo rokok mo dibikin HARAM ya udah perlakukan
rokok seperti barang2 haram lainnya. TITIK.
Masalah selesai...

Kalo memang cuman dibatasin di-cap haram cuman
di tempat umum aja mending...............

GAK USAH SEKALIAN........!!!

weits... kok kyknya jd emosi gini
yah itu kan jg pendapat gw bro
klo ga stuju, gpp - santai aja lg

dan pendapat gw lg, MIRAS & ROKOK itu dua hal yg berbeda
selain diri sendiri, ROKOK jg merugikan orang lain
klo MIRAS (kyknya) cm merugikan diri sendiri (kecuali klo orgnya mabuk trus ganggu org lain)

maaf klo gw ga bgitu ngerti dgn konsep haram
maaf neh klo ada yg tersinggung
skali lg, itu cm pendapat gw

_________________
peace and out,

stankonia


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Fatwa Merokok MUI
PostPosted: 13 Jan 2009, 00:11 
Offline
Kapten
User avatar

Joined: 09 Nov 2008, 08:15
Posts: 499
Location: HELL ON EARTH
stankonia wrote:
idotkontji wrote:
stankonia wrote:
wah klo mesti lapor2an seh, ga bakal bs jalan.
masa org mesti melapor klo mo isep rokok ke 6???
trus klo mo nambah lg, ngelapor lg? repot bgt

gw jg pribadi krg stuju...
gw ga merokok, tp bokap nyokap gw merokok
merokok itu hal yg sgt pribadi bt gw

mgkn bs diubah fatwanya
yg haram, merokok di tmp2 umum, di tmp2 yg BUKAN smoking area....
krn bs merugikan org lain

ini pendapat gw lho..


Ini juga gw gak setuju banget.
Ngapain juga cuman di-CAP haram dan dilarang
cuman di tempat2 publik aja. Ini mah kurang kerjaaan
sebenernya.

Kalo HARAM, mau di rumah, mau di WC
pas lagi buang air. mau di rumah makan, mau di tempat
ibadah apa lagi, ya tetep HARAM...!!

Apa kalo kita minum MIRAS nggak di tempat umum
tuh MIRAS dianggap makruh atau malahan gak dosa
sama sekali?

Kalo rokok mo dibikin HARAM ya udah perlakukan
rokok seperti barang2 haram lainnya. TITIK.
Masalah selesai...

Kalo memang cuman dibatasin di-cap haram cuman
di tempat umum aja mending...............

GAK USAH SEKALIAN........!!!

weits... kok kyknya jd emosi gini
yah itu kan jg pendapat gw bro
klo ga stuju, gpp - santai aja lg

dan pendapat gw lg, MIRAS & ROKOK itu dua hal yg berbeda
selain diri sendiri, ROKOK jg merugikan orang lain
klo MIRAS (kyknya) cm merugikan diri sendiri (kecuali klo orgnya mabuk trus ganggu org lain)

maaf klo gw ga bgitu ngerti dgn konsep haram
maaf neh klo ada yg tersinggung
skali lg, itu cm pendapat gw


sudah-sudah..jangan bertengkar..masing-masing pendapat didalam forum ini wajib dihargai, karena dilihat dari sudut pandang kita ini kan berbeda-beda, jadi hargai lah perbedaan itu,justru itu yang bikin maniss..nis..nis..klo gw mah,. mo dilarang juga GA NGARUH..toh emang dasarnya doyann ngeroko, ngeroko aj...he..he.he pusingin amat...

_________________
regards,
coldfusion


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 30 posts ]  Go to page 1, 2, 3  Next

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB © 2000, 2002, 2005, 2007 phpBB Group