Komunitas RETRO Cibinong

Para Bikers mania silahkan menyalakan kendaraannya di dalam.
User avatar
idotkontji
Site Admin
Posts: 2430
Joined: 29 Oct 2008, 20:21

Komunitas RETRO Cibinong

Postby idotkontji » 14 Dec 2008, 05:44

Para biker di komunitas ini tidak hanya berpatokan kepada salah satu jenis dan merk motornya. Komunitas ini lebih mencirikan 'dress code' berkesan retro yang memang sudah membooming di kalangan bikers Indonesia. Dengan sentuhan modifikasi jok dan beberapa modifikasi pada stang, body dengan cutting style dan airbrush, spion classic dan sebagainya membuat bikers pengusung matic dan bebek ini menjadi hiasan yang variatif di pintu masuk jalan PEMDA Cibinong minggu dini hari tadi. Keramahtamahan saat di 'wawancara' juga mereka kesankan pada kami.

Para bikers yang berasal dari cibinong, bogor dan depok ini biasanya mengadakan gathering mingguan pada hari sabtu malam. Kesan retro yang memang lebih digemari oleh remaja ini juga bisa dilihat dari members biker retro di Cibinong ini yang telihat masih muda-muda.

Kepada para bikers Retro Cibinong yang bertemu dengan kami pada minggu dini hari tadi kami ucapkan terima kasih atas keramahtamahannya, semoga bisa menjalin tali silaturahmi di antara kita.

User avatar
bowo
Site Admin
Posts: 97
Joined: 15 Nov 2008, 23:29

Re: Komunitas RETRO Cibinong

Postby bowo » 17 Dec 2008, 00:23

wow ada juga tu mao dong ikt gabung buat nambah2 temen siapa tau ada yang ngasih kerjaan.

User avatar
noelphsyco
Kapten
Posts: 492
Joined: 04 Dec 2008, 20:15

Re: Komunitas RETRO Cibinong

Postby noelphsyco » 19 Dec 2008, 00:28

mtor retro kaya gimana sih???

User avatar
idotkontji
Site Admin
Posts: 2430
Joined: 29 Oct 2008, 20:21

Re: Komunitas RETRO Cibinong

Postby idotkontji » 19 Dec 2008, 01:45

noelphsyco wrote:mtor retro kaya gimana sih???


Dan motor pilihan mereka pun walaupun dari merek yang berbeda, namun kebetulan berjenis sama, yaitu scooter matic. Dan ketiganya juga tidak membiarkan kendaraan mereka tampil standar. Skuter-skuter tersebut didandani dengan gaya dandanan yang lagi-lagi kebetulan ber“dress code” sama, yaitu retro look.

Ditter misalnya, yang memilih Yamaha Mio buatan tahun 2007 sebagai kendaraan harian karena dirasa lebih praktis dan ekonomis. “Tadinya mau main Vespa tua yang klasik gitu, tapi gue ngerasa belum siap mental, hehe”, ujar pria berbadan gempal ini. “Gue suka tampilan klasik soalnya, makanya Mio ini gue dandanin retro look”, tambahnya. Untuk memuaskan hasrtanya, Ditter mendandani motornya dengan memberikan sentuhan warna hitam yang dipadu putih untuk menguatkan kesan retro. “Kan motor-motor zaman dulu biasanya didominasi warna hitam dan putih terus ada chrome-chrome-nya gitu sob,” begitu alasan Ditter tentang warna Mio-nya.

Image

Aksesoris penunjang tampilan klasik juga tak dilupakan begitu saja. Windshield lokal merek Geba yang dipadu dengan spion bulat chrome dan sein setang yang dicomot dari motor BMW R25 menghiasi bagian depan motornya. Sedangkan di bagian buritan, tas custom motif anyaman dari retroholic yang selain fungsional juga berfungsi untuk mempercantik penampilan. “Nah, biar tambah nyaman, joknya gue bungkus dan desain ulang. Gue pilih model sofa dengan warna hitam dikasih lis putih, biar matching sob sama warna body-nya,” ujar Ditter.

Aksen chrome juga diaplikasikan pada Mio ini, terlihat pada bagian cover CVT dan kipas. Sektor kaki-kaki berupa pemasangan white wall pada ban yang dipadu dengan pengaplikasian jari-jari velg dengan jumlah yang lebih banyak juga dirasa makin menguatkan kesan retro pada Mio-nya. “Basically gue suka dandanan yang simple sih, makanya gue nggak pasang aksesoris terlalu banyak. Yang penting kesan retronya ada di motor gue”, ulas Ditter.

“Yoi, gue juga sama tuh kayak Ditter, sukanya yang simple-simple aja dalam dandanin motor. Dan kebetulan gue juga suka banget gaya retro. Makanya motor gue juga aksesorisnya nggak terlalu banyak”, ulas Reggy. Piaggio Liberty 150 buatan tahun 2003 diyakininya sebagai pilihan yang pas untuk kendaraan harian. Selain matic, ground clearance yang lebih tinggi dibandingkan skuter lainnya menjadi nilai tambah bagi Reggy. “Lagipula, tampang standarnya udah cukup klasik kalo menurut gue”, ujarnya lagi. Penguatan kesan klasik dilakoni oleh Reggy dengan mengecat motornya menjadi two tone, biru metalik dipadu silver di beberapa bagian, mulai dari bagian dek, spakbor belakang hingga kedua velg dan fork depan.

Image

Windshield original Piaggio dan kaca spion milik Piaggio LX diyakini dapat mendongkrak tampilan bagian depan Liberty-nya. Untuk buritan, Reggy menambahkan box belakang merek Givi yang juga dicat two tone senada body motor. Masih di bagian belakang, ia juga menambahkan antena lengkap dengan bendera Vespa dan juga mud flap Vespa sebagai penguat aksen klasik. Untuk sektor kaki-kaki, tak banyak ubahan yang dilakukan. Hanya menambahkan aksen white wall di ban depan dan belakang. “Udah sih itu aja. Paling untuk aksen body gue cuma pasangin cutting sticker Paul Frank. Gue pilih cutting sticker daripada airbrush soalnya biar gampang ganti desain kalo gue lagi bosen sama yang lama”, terang Reggy. “Ini udah yang kedua kali gue ganti desain. Tapi tetap desainnya Paul Frank lho. Gue demen banget sama (desain) Paul Frank soalnya, hehe”, ujar pria yang pada saat pemotretan memang menggunakan atribut full Paul Frank ini.

“Kalo gue sih secara gue merasa nasionalis, gue pilih warna merah putih buat skuter gue, hehe”, ujar Pandu, penunggang Vespa Corsa buatan tahun 1997 ini. Skuter yang aslinya berwarna merah maroon ini juga tak dibiarkan standar. “Gue agak beda nih sama mereka berdua (Ditter dan Reggy). Kalo mereka berdua suka minimalis, gue doyannya maksimalis,” ucap Pandu lagi. “Tapi acuannya tetap ke retro look”, tambahnya lagi. Berbagai macam aksesoris menghias motor ini., sebutlah windshield kepunyaan Vespa GT dipadu spion aftermarket merek Fiem dan ring lampu milik Vespa Sprint di bagian depan. Dilengkapi dengan sein setang merek Triom yang makin mempercantik tampang sang Corsa. “Buat front rack-nya gue pakai produk lokal”, ulas pria berkaca mata ini. Pindah ke bagian belakang, 2 in 1 carrier rack with back rest merek Faco milik Vespa New PX menempel dengan manis. “Butuh sedikit modifikasi body sih buat masangnya”, terang Pandu.

Image

Mud flap buatan lokal juga dipercaya bisa menambah marak bagian buritan motornya. Khusus bagian jok, sengaja dipilih warna coklat agar berkesan mewah. Begitu juga dengan bagian dek bawah. Kedua bagian itu di-custom dengan menggunakan bahan semi kulit. “Nah biar kesan klasiknya lebih dapet, ada beberapa bagian yang sengaja gue chrome. Contohnya velg depan dan belakang sama bagian knalpotnya”, tutup Pandu.

Well, dengan tampilan yang sedemikian rupa, saat ini skuter matic sebagai kendaraan harian rasanya merupakan pilihan yang cukup bijak dibanding mobil. Tetap gaya namun lebih praktis, ekonomis, dan efisien tentu saja. Tertarik mengikuti pilihan mereka? Atau bahkan Anda sudah memilih dan menggunakan “dress code” yang sama?

http://freemagz.com

User avatar
andi043
Sersan
Posts: 204
Joined: 14 Dec 2008, 10:29

Re: Komunitas RETRO Cibinong

Postby andi043 » 25 Dec 2008, 16:37

alo brother2 ku ...

makasi yah kemarin dah dateng .. malah ngeramein acara juga lagi ... ditambah lagi beberapa personel kalian ada yang gagap hehehe jadi makiiinnnn lucuuuu ... malah rahang dan perut kita2 ampe sakit karna ga bisa berhenti ketawa ...

wah mang cibinong mantapppp bener .. semua klub ada ...mulai dari vespa butut ampe motor gaya retro .....

salam brotherhood yah bro ...
BLACK SILVER

4 ND 1 -043-

User avatar
idotkontji
Site Admin
Posts: 2430
Joined: 29 Oct 2008, 20:21

Re: Komunitas RETRO Cibinong

Postby idotkontji » 25 Dec 2008, 18:19

Ngiri... ngiri... ngiri...
Anak2 RETRO datang juga ya?
Wah,,, makin ngiri deh....
Maaf ya Cibinong.Net nggk bisa datang
ada beberapa kendala..
maklum masih modal dengkul....


Return to “Bikers”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest