Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Belajar dari pengalaman orang lain dalam menyelesaikan masalah keluarga Anda.
User avatar
idotkontji
Site Admin
Posts: 2430
Joined: 29 Oct 2008, 20:21

Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Postby idotkontji » 23 Mar 2009, 10:51

Pernah lliat atau mendengar sepasang suami istri mengalami
pertengkaran dan ada kejadian KDRT aka kekerasan dalam
rumah tangga? Atau pernah liat ada seorang ibu atau seorang
ayah memukuli anaknya pake sapu sampai nangis kelenger..?

Tentunya pernah dong, karena saya yakin di sekitar kita sering
terjadi hal2 tersebut, meski dalam konteks yang biasa saja dan
kita berpikir bukan hal yang perlu mendapatkan concern yang lebih.

Mengapa di indonesia seorang istri tidak penah mengadukan pada polisi
atau tindakan KDRT yang dilakukan si suami (kecuali si istri ngartis)..

Atau tindakan si ibu yang ngegebukin anaknya yang bandel yang tidak
pernah ada yang melaporkan ke pihak perlindungan anak?

Mengapa tidak seperti di negara2 lain? Sedangkan undang2 seperti di negara
lain juga ada loh di indonesia? Segen atau apa? Atau memang seneng
mendapatkan KDRT?

User avatar
coldfusion
Site Admin
Posts: 501
Joined: 09 Nov 2008, 08:15

Re: Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Postby coldfusion » 24 Mar 2009, 20:59

Sebenarnya bukan ga ada mas dod, tapi mungkin kitanya aja yang ga tau, pasti ada yang melaporkan buktinya ada dulu waktu ibu membunuh anaknya sendiri, langsung dibui(yang melaporkan tetangganya), kesadaran hukum masyarakat kita masih rendah, apalagi(maaf) jika tingkat edukasi mendidik orang tuanya kurang, mereka berfikir dengan memberikan hukuman fisik si anak tersebut akan jera, tetapi salah, yang ada justru memberikan trauma baik fisik maupun phsikis,bahkan bisa mendidik kepribadian sianak mengikuti pola pendidikan orang tuanya dahulu. Orang tua yang (maaf lagi) jaman dulu mungkin(ini masih mungkin loo), ada yang suka memukul anaknya, kalo sekarang( ortu jamse= jaman sekarang) mungkin dengan cara dialog sianak masih dapat diberitahu, atau dengan cara mengurangi jambul (Red:jatah mbulanan), begitu mas dod,

Pentingnya cara mendidik sebenarnya diperlukan , khususnya pasangan-pasangan yang belum tau cara menjadi orangtua, sering mengikuti seminar, atau paling tidak konsultasi dengan orang yang tepat(bisa jadi tetangga sebelah) dapat membantu juga sebagai salah satu referensi dalam mendidik anak dalam satu keluarga..
regards,
coldfusion

User avatar
idotkontji
Site Admin
Posts: 2430
Joined: 29 Oct 2008, 20:21

Re: Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Postby idotkontji » 24 Mar 2009, 21:58

coldfusion wrote:Sebenarnya bukan ga ada mas dod, tapi mungkin kitanya aja yang ga tau, pasti ada yang melaporkan buktinya ada dulu waktu ibu membunuh anaknya sendiri, langsung dibui(yang melaporkan tetangganya), kesadaran hukum masyarakat kita masih rendah, apalagi(maaf) jika tingkat edukasi mendidik orang tuanya kurang, mereka berfikir dengan memberikan hukuman fisik si anak tersebut akan jera, tetapi salah, yang ada justru memberikan trauma baik fisik maupun phsikis,bahkan bisa mendidik kepribadian sianak mengikuti pola pendidikan orang tuanya dahulu. Orang tua yang (maaf lagi) jaman dulu mungkin(ini masih mungkin loo), ada yang suka memukul anaknya, kalo sekarang( ortu jamse= jaman sekarang) mungkin dengan cara dialog sianak masih dapat diberitahu, atau dengan cara mengurangi jambul (Red:jatah mbulanan), begitu mas dod,

Pentingnya cara mendidik sebenarnya diperlukan , khususnya pasangan-pasangan yang belum tau cara menjadi orangtua, sering mengikuti seminar, atau paling tidak konsultasi dengan orang yang tepat(bisa jadi tetangga sebelah) dapat membantu juga sebagai salah satu referensi dalam mendidik anak dalam satu keluarga..

Ya, untuk membunuh pasti tentunya orang lain tidak segan2 untuk melaporkan ke polisi.

Iya, saya terkadang sangat kasihan dengan orang2 yang ada di sekitar saya, berantem
gak abis2 sama suami yang begajulan, suka mukul, tapi tak pernahkah terbersit untuk
melaporkan ke pihak berwajib atas tindakannya yang tak bermoral itu..
Sang istri hanya menangis, banter kabur ke rumah ortu-nya.

Ya, memang pendidikan dan pengetahuan mengenai ini seharusnya juga ada pihak2 yang
ikut membantu memberikan penyuluhan apabila di dalam RT ada hal2 yang seperti ini...

Tapi saya juga masih tidak yakin para istri mau untuk membawanya ke pihak berwajib
atau pihak2 yang mengerti dan concern terhadap tindakan KDRT ini...
Apakah mereka tidak ingin RT-nya berantakan dan lebih baik diam dan merasakannya
sendiri di banding harus melihat sang suami masuk bui?

User avatar
sakura
Letnan
Posts: 429
Joined: 21 Feb 2009, 20:48

Re: Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Postby sakura » 25 Mar 2009, 17:57

idotkontji wrote:Pernah lliat atau mendengar sepasang suami istri mengalami
pertengkaran dan ada kejadian KDRT aka kekerasan dalam
rumah tangga? Atau pernah liat ada seorang ibu atau seorang
ayah memukuli anaknya pake sapu sampai nangis kelenger..?

Tentunya pernah dong, karena saya yakin di sekitar kita sering
terjadi hal2 tersebut, meski dalam konteks yang biasa saja dan
kita berpikir bukan hal yang perlu mendapatkan concern yang lebih.

Mengapa di indonesia seorang istri tidak penah mengadukan pada polisi
atau tindakan KDRT yang dilakukan si suami (kecuali si istri ngartis)..

Atau tindakan si ibu yang ngegebukin anaknya yang bandel yang tidak
pernah ada yang melaporkan ke pihak perlindungan anak?

Mengapa tidak seperti di negara2 lain? Sedangkan undang2 seperti di negara
lain juga ada loh di indonesia? Segen atau apa? Atau memang seneng
mendapatkan KDRT?


sebenernya, ada banyak faktor yang jadi bahan pertimbangan knp para korban kdrt khususnya wanita segan atau gak mau lapor.

1. faktor ekonomi, kalau qt liat bbrp tahun kblakang, wanita itu dlu kebanyakan hanya berprofesi sbgai ibu rmh tangga, jadi dy tidak bisa menghasilkan uang dan hanya berpangku tgn trhdap suami.. makanya ketika ada kdrt, mereka berusaha mempertahankan rmh tangganya agar masih ada suami yang menanggung biaya hidupnya serta keluarga.

2. anak, mereka yang masih memiliki anak tentu berat untuk melepas suami mereka walaupun perangai suami mereka buruk.. tapi mereka skali lagi mencoba untuk bertahan karena mereka tergantung trhdap suami mereka.

3. underpresure, ada juga yang takut melapor karena di ancam oleh pelaku..

4. dlu, UU ttg kdrt blm disahkan, serta sosialisai ttg UU trsbut blum banyak.. sehingga para korban kdrt tdk tau harus melapor kmn..

5. faktor sosial, ada bbrapa yang menutupi kasus kdrt karena menganggap hal ini "aib" dan mereka takut untuk melapor agar kejadian ini tidak diketahui oleh orang2, terlebih untuk menjaga nama baik keluarga besar.

Tapi skrang, masyarakat qt semakin cerdas dalam menyikapi hal2 seperti ini, dan lingkungan masyarakat pun cepat tanggap, sehingga kdrt ini bisa ditanggulangi. terutama jika kdrt menimpa pada anak2..
kasian ya...
So.. Friendly..

User avatar
andi043
Sersan
Posts: 204
Joined: 14 Dec 2008, 10:29

Re: Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Postby andi043 » 25 Mar 2009, 19:14

sakura wrote:1. faktor ekonomi, kalau qt liat bbrp tahun kblakang, wanita itu dlu kebanyakan hanya berprofesi sbgai ibu rmh tangga, jadi dy tidak bisa menghasilkan uang dan hanya berpangku tgn trhdap suami.. makanya ketika ada kdrt, mereka berusaha mempertahankan rmh tangganya agar masih ada suami yang menanggung biaya hidupnya serta keluarga.

2. anak, mereka yang masih memiliki anak tentu berat untuk melepas suami mereka walaupun perangai suami mereka buruk.. tapi mereka skali lagi mencoba untuk bertahan karena mereka tergantung trhdap suami mereka.

3. underpresure, ada juga yang takut melapor karena di ancam oleh pelaku..

4. dlu, UU ttg kdrt blm disahkan, serta sosialisai ttg UU trsbut blum banyak.. sehingga para korban kdrt tdk tau harus melapor kmn..

5. faktor sosial, ada bbrapa yang menutupi kasus kdrt karena menganggap hal ini "aib" dan mereka takut untuk melapor agar kejadian ini tidak diketahui oleh orang2, terlebih untuk menjaga nama baik keluarga besar.

Tapi skrang, masyarakat qt semakin cerdas dalam menyikapi hal2 seperti ini, dan lingkungan masyarakat pun cepat tanggap, sehingga kdrt ini bisa ditanggulangi. terutama jika kdrt menimpa pada anak2..
kasian ya...


tul banget .. 5 point diatas saya setubuh .. eh setuju maksudnya 8-)

malah BANCI tuh klo ada suami yang suka mukul istri nya ... klo mang ada golok saya siap tuk bantai suami yang suka mukul istrinya ... maaf nih kasar .. soalnya gw paling benci klo ada cwo yang mukul cwek ...
BLACK SILVER

4 ND 1 -043-

User avatar
idotkontji
Site Admin
Posts: 2430
Joined: 29 Oct 2008, 20:21

Re: Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Postby idotkontji » 25 Mar 2009, 22:16

andi043 wrote:
sakura wrote:1. faktor ekonomi, kalau qt liat bbrp tahun kblakang, wanita itu dlu kebanyakan hanya berprofesi sbgai ibu rmh tangga, jadi dy tidak bisa menghasilkan uang dan hanya berpangku tgn trhdap suami.. makanya ketika ada kdrt, mereka berusaha mempertahankan rmh tangganya agar masih ada suami yang menanggung biaya hidupnya serta keluarga.

2. anak, mereka yang masih memiliki anak tentu berat untuk melepas suami mereka walaupun perangai suami mereka buruk.. tapi mereka skali lagi mencoba untuk bertahan karena mereka tergantung trhdap suami mereka.

3. underpresure, ada juga yang takut melapor karena di ancam oleh pelaku..

4. dlu, UU ttg kdrt blm disahkan, serta sosialisai ttg UU trsbut blum banyak.. sehingga para korban kdrt tdk tau harus melapor kmn..

5. faktor sosial, ada bbrapa yang menutupi kasus kdrt karena menganggap hal ini "aib" dan mereka takut untuk melapor agar kejadian ini tidak diketahui oleh orang2, terlebih untuk menjaga nama baik keluarga besar.

Tapi skrang, masyarakat qt semakin cerdas dalam menyikapi hal2 seperti ini, dan lingkungan masyarakat pun cepat tanggap, sehingga kdrt ini bisa ditanggulangi. terutama jika kdrt menimpa pada anak2..
kasian ya...


tul banget .. 5 point diatas saya setubuh .. eh setuju maksudnya 8-)

malah BANCI tuh klo ada suami yang suka mukul istri nya ... klo mang ada golok saya siap tuk bantai suami yang suka mukul istrinya ... maaf nih kasar .. soalnya gw paling benci klo ada cwo yang mukul cwek ...

Ya, sangat rentan sekali atas influence yang akan terpatri di diri si istri
dan juga anak2 (jika punya anak), ya.. setidaknya saya cukup tahu atas
tindakan seperti itu... anak akan sangat membenci seorang ayah yang
seperti itu.. (pengalaman:red)...

Semoga kita (para lelaki calon ayah dan yang memang sudah menjadi ayah)
tidak akan melakukan hal yang keji itu kepada istri kita...


Return to “AADK (Ada Apa Dengan Keluarga)”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest